Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Wali Kota Kupang Lantik Ganda Raymond Tallo, Tegaskan Pasar Bukan Sekadar Tempat Jual Beli

Sabtu, 20 Desember 2025 | Desember 20, 2025 WIB Last Updated 2025-12-20T13:43:39Z

 

Wali Kota Kupang Christian Widodo melantik Ganda Raymond Tallo sebagai Direktur PD Pasar, menegaskan pasar sebagai simbol ekonomi rakyat.



Kota Kupang, NTT, 20/12— Christian Widodo, secara resmi melantik Ganda Raymond Janda Tallo sebagai Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kupang. Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya babak baru penataan pasar rakyat yang lebih tertib, bersih, modern, dan berpihak pada ekonomi masyarakat kecil.


Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa pasar bukan sekadar ruang transaksi jual beli, melainkan simbol ekonomi rakyat tempat uang berputar setiap hari, tempat kerja keras, ketekunan, dan air mata perjuangan masyarakat kecil bertemu menjadi satu. Karena itu, menurutnya, pengelolaan pasar harus dilakukan dengan hati, ketegasan, dan keberanian mengambil keputusan.


“Pasar adalah denyut ekonomi rakyat. Ada orang-orang tua yang memikul sayur dari rumah yang jauh, berjualan dengan susah payah demi menghidupi keluarga. Pasar tidak boleh dipandang biasa-biasa saja,” tegas Wali Kota.


Christian Widodo meminta Direktur PD Pasar yang baru untuk segera membangun relasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta dan komunitas, guna membuka peluang dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Langkah ini dinilai penting untuk membantu pembenahan infrastruktur dan wajah pasar-pasar di Kota Kupang.


Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan ketertiban pengelolaan keuangan. “Kalau pedagang membayar sekian, maka harus masuk sekian. Jangan ada kebocoran-kebocoran. Ini harus ditertibkan,” ujarnya dengan tegas.


Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa pengelolaan pasar tidak bisa dilakukan hanya dari balik meja. Direktur PD Pasar diminta turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil, mulai dari kebersihan, penataan lapak, hingga persoalan higienitas. Ia menyoroti masih ditemukannya praktik berjualan yang tidak sehat, seperti sampah yang menumpuk di dekat area penjualan bahan pangan.


“Ini tidak higienis, tidak bersih, dan tidak boleh dibiarkan. Pasar harus menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang dan pembeli,” katanya.


Dalam arahannya, Christian Widodo juga menyinggung soal kepemimpinan dan ketegasan dalam membangun kebiasaan baik. Ia memberi contoh keberhasilan penegakan aturan penggunaan helm SNI yang awalnya menuai penolakan, namun akhirnya diterima karena dilakukan secara konsisten.


“Pemimpin jangan sedikit dikritik lalu loyo. Pelaut yang hebat tidak lahir dari laut yang tenang, tetapi dari laut yang penuh badai,” ujarnya, memberi motivasi kepada Ganda Raymond Tallo.


Wali Kota menegaskan bahwa Direktur PD Pasar tidak akan berjalan sendirian. Pemerintah Kota Kupang, kata dia, siap memberikan dukungan penuh. “Kalau ada yang main-main, silakan ditertibkan. Jangan ragu. Kami siap backup,” tegasnya.


Menutup sambutannya, Christian Widodo mengajak seluruh jajaran untuk mengelola pasar secara sederhana, tertib, manusiawi, dan berpihak pada rakyat kecil. Menurutnya, kesejahteraan pedagang dan kenyamanan masyarakat harus menjadi tujuan utama pengelolaan pasar di Kota Kupang.


Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum pembenahan menyeluruh pasar-pasar di Kota Kupang agar lebih tertib, bersih, dan benar-benar menjadi penggerak ekonomi rakyat.

✒️: kl