Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Pelayanan Non-Kebakaran Damkar Sikka: Evakuasi Cincin Bukti Tugas Penyelamatan Nyata

Senin, 05 Januari 2026 | Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T07:17:17Z

 

Pelayanan non-kebakaran Damkar Sikka kembali dirasakan langsung oleh masyarakat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sikka melakukan evakuasi cincin pada jari seorang warga di Kecamatan Kangae, Senin (5/1/2026), sebagai bagian dari tugas penyelamatan di luar penanganan kebakaran



Maumere,NTT, 5/1-Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sikka menegaskan bahwa pelepasan cincin dengan metode pemotongan menggunakan mesin pemotong (gerinda) merupakan bagian dari tugas penyelamatan non-kebakaran yang melekat pada fungsi Damkar.


Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka, Servasius Ajimus Aliando, S.Sos, dalam wawancara bersama media ini, menanggapi aksi pelepasan cincin yang dialami seorang warga di Kecamatan Kangae.


“Pemotongan cincin menggunakan mesin pemotong atau gerinda itu adalah bagian dari tugas Damkar dalam menyelamatkan warga di luar kebakaran. Ini penting dijelaskan agar publik tahu bahwa Damkar tidak hanya bertugas memadamkan api,” jelas Servasius.


Menurutnya, tugas Damkar mencakup penanganan kondisi darurat non-kebakaran yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, sehingga setiap tindakan penyelamatan dilakukan berdasarkan prosedur serta kemampuan teknis petugas.


Lebih lanjut, Servasius berharap ke depan lembaga Pemadam Kebakaran dapat berdiri sebagai dinas tersendiri, terpisah dari Satpol PP, sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian Dalam Negeri. Pemisahan kelembagaan tersebut dinilai penting guna mendukung peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pemerintah Kabupaten Sikka.


“Kita harus jujur bahwa selama ini SPM Kabupaten Sikka cenderung menurun, termasuk dalam urusan pemadam kebakaran, karena belum ada perhatian khusus. Tantangannya ada pada sumber daya manusia, aparatur Damkar, serta sarana dan prasarana,” ungkapnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa Damkar Kabupaten Sikka telah membentuk relawan pemadam kebakaran hingga tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya penguatan layanan di lapangan.


“Relawan Damkar sudah kita siapkan sampai ke kecamatan. Ini bagian dari upaya agar Damkar bisa terbantu dalam menjalankan tugas, baik kebakaran maupun non-kebakaran,” tambahnya.


Servasius berharap informasi ini dipublikasikan secara apa adanya agar masyarakat memahami peran strategis Damkar serta pentingnya dukungan kebijakan dan anggaran demi peningkatan keselamatan publik di Kabupaten Sikka.


Kasus evakuasi cincin ini menegaskan bahwa Damkar Sikka bukan sekadar pemadam api, melainkan garda terdepan penyelamatan warga dalam berbagai kondisi darurat.

✒️: Albert Cakramento