Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Rehab SD Inpres Naikoten I, Wali Kota Kupang Tegaskan Pemerataan Pendidikan Berbasis Kebutuhan Sekolah

Sabtu, 24 Januari 2026 | Januari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-01-24T09:48:18Z

 

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja, jajaran Forkopimda, dan pihak sekolah berfoto bersama usai Syukuran Rehabilitasi SD Inpres Nsikoten I, Jumat (24/1/2026).

Kupang,NTT, 24 Januari 2026 – Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang layak dan merata melalui kegiatan Syukuran Rehabilitasi Sekolah, Pentas Seni, dan Gelar Karya Siswa/i UPTD SD Inpres Naikoten I. Kegiatan ini menjadi simbol nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.


Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa rehabilitasi sekolah tidak boleh dimaknai sebatas perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, rehabilitasi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan generasi muda Kota Kupang. Ia menyebut sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, tempat karakter dibentuk, nilai-nilai moral ditanamkan, serta masa depan dirajut.


Wali Kota juga menyampaikan bahwa penentuan sekolah penerima bantuan dilakukan melalui diskusi dan pertimbangan kebutuhan riil di lapangan. Salah satunya adalah SD Inpres Nekoten I yang direkomendasikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, yang juga merupakan putra daerah setempat.


“Program pendidikan tidak boleh dibuat asal-asalan. Kebutuhan sekolah harus digali langsung dari bawah, dari kepala sekolah dan para guru. Jangan orang membutuhkan apel, tetapi yang diberikan justru jeruk. Kebijakan harus bersifat bottom-up, bukan top-down,” tegas Wali Kota.


Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan bantuan antar sekolah. Wali Kota meminta agar perhatian tidak hanya terfokus pada SD Inpres Nekoten I, tetapi juga sekolah di sekitarnya, termasuk SD Inpres Nekoten II, agar tidak terjadi ketimpangan fasilitas pendidikan.


Selain itu, Wali Kota menginstruksikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap berbagai kekurangan yang masih ada, mulai dari fasilitas toilet, meja dan kursi yang rusak, hingga atap bangunan yang bocor. Seluruh kebutuhan tersebut diminta untuk segera ditindaklanjuti dan, minimal, dapat diakomodasi melalui perubahan anggaran.


“Kehadiran gedung sekolah yang layak adalah tanda kehadiran pemerintah dan bukti bahwa kita peduli terhadap generasi bangsa. Membangun kota bukan hanya soal gedung tinggi dan jalan bagus, tetapi juga tentang pendidikan, kesehatan, dan kualitas manusianya,” tambahnya.


Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, camat dan lurah setempat, koordinator pengawas, kepala sekolah dan para guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta siswa-siswi SD Inpres Najkoten I.


Melalui kegiatan syukuran rehabilitasi sekolah yang dirangkaikan dengan pentas seni dan gelar karya siswa ini, Pemerintah Kota Kupang berharap semangat kebersamaan, prestasi, serta kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan pendidikan.

✒️: Eh