Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Dermaga Papela Rote Ndao Retak Parah, Hanya Tahan 5 Ton dan Ancam Keselamatan

Rabu, 18 Februari 2026 | Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T06:08:20Z

 

Simson Polin bersama sejumlah pejabat terkait meninjau langsung kondisi Dermaga Papela Rote Ndao yang mengalami retak parah.

Rote Ndao, NTT, 18 Februari 2026 – Dermaga Papela Rote Ndao dilaporkan mengalami retak parah di sejumlah bagian badan dermaga dan kini hanya mampu menahan kendaraan dengan tonase maksimal 5 ton. Kondisi ini dinilai mengancam keselamatan penumpang, kendaraan, serta aktivitas bongkar muat yang menjadi urat nadi distribusi di wilayah pesisir tersebut.


Pantauan di lapangan menunjukkan celah retakan cukup lebar pada permukaan beton dermaga. Beberapa bagian tampak pecah dan terkikis, memperlihatkan kerusakan struktur yang tidak bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan tanpa perbaikan, risiko amblas atau jebol sangat mungkin terjadi, terutama saat kendaraan bermuatan berat melintas.


Anggota Komisi IV DPRD yang membidangi Perhubungan, Pekerjaan Umum, dan Infrastruktur, Simson Polin, saat memantau langsung kondisi dermaga menyampaikan bahwa fasilitas tersebut memiliki peran strategis sebagai dermaga alternatif.


Menurutnya, ketika terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi, kapal penumpang Bahari Express serta kapal pengangkut BBM menggunakan Dermaga Papela untuk proses bongkar muat. Artinya, dermaga ini bukan sekadar pelabuhan biasa, melainkan titik vital dalam menjaga stabilitas distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.


Namun, dengan kondisi retak parah saat ini, dermaga hanya bisa dilalui kendaraan dengan tonase maksimal 5 ton. Lebih dari itu tidak diperbolehkan karena berisiko memperparah kerusakan struktur.


Secara teknis, keretakan pada dermaga dapat disebabkan oleh usia konstruksi, paparan air laut dengan kadar garam tinggi yang memicu korosi tulangan baja, hingga beban berlebih yang melampaui kapasitas desain awal. Tanpa audit struktur dan penguatan konstruksi secara menyeluruh, potensi kerusakan berat akan semakin besar.


Simson menegaskan bahwa persoalan ini akan diteruskan ke pimpinan dan disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) mendatang guna mendorong langkah konkret, baik melalui penganggaran maupun koordinasi lintas instansi terkait.


Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan cepat sebelum kerusakan semakin meluas dan membahayakan keselamatan publik. Sebagai daerah kepulauan, Rote Ndao sangat bergantung pada infrastruktur pelabuhan untuk menopang perekonomian dan kebutuhan dasar masyarakat.


Perbaikan dini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal keselamatan dan keberlanjutan kehidupan sosial ekonomi warga.

✒️: kl