![]() |
| Rektor UPG 1945 NTT Ully J. Riwu Kaho bersama jajaran foto bersama Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan pejabat terkait usai audiensi di ruang kerja Wali Kota Kupang, Senin (23/2/2026). Pertemuan membahas tindak lanjut MoU, program beasiswa mahasiswa, serta kolaborasi penanganan stunting dan pengelolaan sampah di Kota Kupang, NTT. |
Kota Kupang, NTT – Rektor UPG 1945 NTT Ully J. Riwu Kaho bersama jajaran beraudiensi dengan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Senin 23 Februari 2026, guna mempercepat tindak lanjut MoU strategis antara kampus dan Pemerintah Kota Kupang. Pertemuan ini menjadi langkah konkret memperkuat kolaborasi pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, hingga hilirisasi program yang berdampak langsung bagi warga Kota Kupang.
Audiensi tersebut mempertemukan Rektor Ully J. Riwu Kaho dan Wali Kota Christian Widodo dalam satu komitmen bersama: membangun Kota Kupang melalui sinergi akademik dan kebijakan publik berbasis data.
Dalam pertemuan itu disepakati bahwa Memorandum of Understanding (MoU) akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak terkait. Fokus utama meliputi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kolaborasi riset, pengabdian kepada masyarakat, serta hilirisasi hasil penelitian yang aplikatif bagi kebutuhan pembangunan daerah.
Tim Pokja UPG 1945 NTT akan dibentuk untuk mempercepat implementasi kerja sama ke SKPD terkait di lingkup Pemkot Kupang. Langkah ini bertujuan memastikan kolaborasi berjalan terstruktur, terukur, dan tidak berhenti pada tataran administratif semata.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur, disepakati pula pelaksanaan sosialisasi bagi ASN dan P3K Pemkot Kupang. Kegiatan ini akan berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang sesuai waktu yang disepakati bersama.
Sosialisasi ini diharapkan membuka akses peningkatan kompetensi, peluang studi lanjut, serta mendorong lahirnya kebijakan berbasis riset di lingkungan pemerintahan Kota Kupang.
Kabar baik datang bagi mahasiswa UPG 1945 NTT. Pemkot Kupang menyetujui sejumlah kuota beasiswa bagi mahasiswa semester 3, 5, dan 7. Dukungan ini menjadi investasi jangka panjang dalam penguatan sumber daya manusia lokal.
Selain itu, bantuan penulisan tugas akhir akan diusulkan dalam APBD Perubahan 2026 dan RAPBD 2027. Kebijakan ini diharapkan membantu mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu sekaligus menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Kupang, NTT.
Kolaborasi tim dosen UPG 1945 NTT sesuai kepakaran akan difokuskan pada program prioritas Pemkot Kupang. Yang terdekat adalah proyek penanganan stunting Kota Kupang serta penanganan sampah dan pengelolaan lingkungan.
Pendekatan akademik berbasis riset dan data diyakini mampu memperkuat intervensi pemerintah. Penanganan stunting akan dilakukan secara multidisipliner—mengintegrasikan aspek kesehatan, gizi, sosial, dan edukasi keluarga—sementara pengelolaan sampah diarahkan pada model partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini menandai komitmen kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan Kota Kupang, NTT secara sistematis dan berorientasi hasil.
✒️: kl
