Kupang, NTT – SMK Negeri 2 Kupang dan PT PLN Nusa Daya resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Magang Bersertifikat pada Rabu, 17 Juni 2026. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang energi baru terbarukan sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMKN 2 Kupang, Habner Dakabesi, menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Nusa Daya yang telah membuka ruang kolaborasi bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.
Menurut Habner, kerja sama tersebut sangat penting untuk mendukung pengembangan kurikulum sekolah agar selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Kami terus membangun daya adaptasi dan daya saing agar pembelajaran di sekolah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Kerja sama ini sangat berarti bagi pengembangan program sekolah, khususnya di bidang energi baru terbarukan,” ujarnya.
Habner menjelaskan bahwa SMKN 2 Kupang memiliki konsentrasi keahlian Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin. Karena itu, kemitraan dengan PLN Nusa Daya dinilai akan membantu sekolah dalam menyediakan tempat praktik kerja lapangan sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai teknologi energi terbarukan.
Ia juga berpesan kepada empat siswa yang terpilih mengikuti program magang bersertifikat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Tidak semua siswa mendapatkan kesempatan ini. Kalian telah melewati proses seleksi yang panjang. Selain kompetensi teknis, yang paling penting adalah membangun karakter, disiplin, etika kerja, dan keterampilan sosial,” tegasnya.
Habner menambahkan, SMKN 2 Kupang saat ini sedang mengembangkan konsep pembelajaran yang membawa suasana industri ke lingkungan sekolah. Menurutnya, budaya kerja seperti disiplin, kerapian, tanggung jawab, dan profesionalisme harus mulai dibiasakan sejak siswa masih berada di bangku sekolah.
Sementara itu, Wahyuddin, Manager Unit Layanan Pembangkit dan Transmisi NTT PLN Nusa Daya, yang didampingi Pamuji Irawan selaku Manager Unit Pelaksana Nusa Tenggara (UP Nusra) PLN Nusa Daya, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Timur.
Menurut Wahyuddin, program yang disepakati tidak hanya mencakup magang bersertifikat, tetapi juga pengembangan kompetensi siswa, dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kompetensi siswa karena mereka tidak hanya belajar teori di sekolah, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata di dunia industri," kata Wahyuddin.
Ia menegaskan bahwa dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga soft skill seperti disiplin, komunikasi, kerja sama tim, budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan profesional.
Karena itu, siswa peserta magang diharapkan dapat memahami pola kerja industri sejak dini sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki dunia kerja setelah lulus.
Selain memberikan pengalaman kerja, PLN Nusa Daya juga berharap kerja sama tersebut dapat melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang nantinya mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor energi, khususnya energi baru terbarukan.
Pada kesempatan yang sama, Pamuji Irawan, Manager PLN Nusa Daya UP Nusa Tenggara, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di masa depan.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan lapangan kerja serta mampu menghadapi perkembangan teknologi yang terus berkembang.
"Melalui sinergi yang terjalin, PLN Nusa Daya berharap dapat terus mendukung pengembangan talenta muda yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui sektor ketenagalistrikan maupun bidang industri lainnya," ujar Pamuji Irawan.
Ia menambahkan, program magang bersertifikat dan berbagai bentuk kerja sama yang dijalankan bersama SMKN 2 Kupang diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, meningkatkan keterampilan teknis maupun nonteknis, serta memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Dengan kolaborasi tersebut, PLN Nusa Daya dan SMKN 2 Kupang optimistis dapat bersama-sama melahirkan generasi muda yang profesional, berdaya saing, dan mampu mendukung pengembangan sektor energi baru terbarukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kerja sama antara PLN Nusa Daya dan SMKN 2 Kupang ini diharapkan menjadi model kemitraan pendidikan vokasi yang mampu mendukung pengembangan SDM unggul di bidang energi baru terbarukan, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTT menjadikan daerah ini sebagai salah satu pusat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
✒️: kl
