Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

TKA 2026 Bongkar Persoalan Pendidikan, Disdik Kota Kupang Siapkan Kontrak Kinerja Kepala Sekolah

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-07T17:22:02Z



Kota KUPANG, NTT – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan di Kota Kupang. Meski sejumlah capaian siswa berada di atas rata-rata Provinsi Nusa Tenggara Timur, hasil asesmen nasional tersebut masih mengungkap berbagai persoalan mendasar, terutama pada aspek numerasi atau kemampuan matematika. Menyikapi kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menyiapkan kontrak kinerja bagi seluruh kepala sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan secara terukur dan berkelanjutan.


Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho, mengatakan hasil TKA bukan sekadar angka statistik, melainkan cermin kualitas pendidikan yang harus menjadi bahan evaluasi bersama.


Menurutnya, setelah hasil TKA dirilis secara nasional, pihaknya langsung melakukan analisis mendalam berdasarkan jenjang pendidikan dan mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia untuk tingkat SD maupun SMP.


“Ini menjadi bahan refleksi bagi kami sebagai penyelenggara pendidikan. Kami harus segera menemukan akar persoalan dan menyiapkan langkah-langkah konkret agar kualitas pendidikan Kota Kupang terus meningkat,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).


Dari sisi partisipasi, Kota Kupang mencatat capaian yang sangat baik. Sebanyak 99 persen siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP mengikuti TKA. Tingginya tingkat partisipasi tersebut membuat hasil yang diperoleh dinilai cukup representatif dalam menggambarkan kondisi pendidikan di daerah itu.


Berdasarkan hasil analisis, untuk jenjang SD mata pelajaran Matematika, rata-rata nasional berada pada angka 43,41. Sementara Kota Kupang memperoleh nilai rata-rata 42,62 atau hanya terpaut 0,79 poin di bawah rata-rata nasional. Meski demikian, capaian tersebut masih jauh lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi NTT yang berada pada angka 36,01.


Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SD, Kota Kupang mencatat nilai rata-rata 62,02. Angka itu melampaui rata-rata nasional sebesar 60,14 dan berada jauh di atas rata-rata Provinsi NTT yang hanya mencapai 49,77.


Sementara untuk jenjang SMP, hasil Matematika menunjukkan rata-rata Kota Kupang sebesar 38,17, masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 40,38. Namun angka tersebut tetap lebih baik dibanding rata-rata Provinsi NTT sebesar 36,17.


Adapun pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMP, Kota Kupang meraih rata-rata 60,46, hanya terpaut 0,37 poin dari rata-rata nasional yang berada pada angka 60,83.


Meski sejumlah indikator menunjukkan tren positif, Okto menegaskan bahwa capaian tersebut belum bisa membuat semua pihak berpuas diri. Menurutnya, matematika masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan.


“Kalau kita berbicara standar ideal pendidikan, capaian yang ada sekarang belum cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa kita masih harus bekerja lebih keras agar kemampuan literasi dan numerasi siswa meningkat secara signifikan,” tegasnya.


Dari hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Kupang, ditemukan dua faktor utama yang memengaruhi rendahnya capaian TKA. Pertama, pola pembelajaran di sekolah yang selama ini masih banyak berfokus pada kemampuan mengingat dan memahami materi pada level dasar.


Padahal, soal-soal TKA lebih banyak mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan memecahkan masalah.


“Selama ini guru banyak mengajar pada level C1, C2, dan C3. Sementara TKA mengukur kemampuan C4, C5, dan C6. Di sinilah letak ketidaksesuaian yang harus segera diperbaiki,” jelasnya.


Faktor kedua adalah sistem evaluasi atau asesmen di sekolah yang dinilai belum sepenuhnya selaras dengan karakter soal TKA. Banyak siswa terbiasa mengerjakan soal-soal sederhana, sehingga mengalami kesulitan ketika menghadapi soal yang membutuhkan kemampuan analisis lebih mendalam. 


Untuk menjawab persoalan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Kupang akan menerapkan sejumlah kebijakan baru pada tahun ajaran mendatang. Guru-guru akan mendapatkan penguatan kapasitas dalam menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), sementara sistem penilaian sekolah akan diarahkan pada model soal berbasis analisis.


Selain itu, siswa kelas akhir SD dan SMP akan mendapatkan program bimbingan belajar, latihan soal, dan try out secara berkala sebagai bagian dari persiapan menghadapi asesmen nasional.


Menurut Okto, program pendampingan yang telah diuji coba dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Nilai siswa mengalami peningkatan setelah mengikuti bimbingan belajar dan beberapa kali pelaksanaan try out.


“Kami optimistis jika program ini dijalankan secara konsisten dalam jangka waktu yang lebih panjang, maka hasil TKA tahun depan akan jauh lebih baik,” katanya.


Sebagai langkah penguatan akuntabilitas, Dinas Pendidikan Kota Kupang juga akan menerapkan kontrak kinerja bagi seluruh kepala sekolah. Melalui mekanisme tersebut, setiap sekolah diwajibkan menunjukkan peningkatan capaian akademik dibanding tahun sebelumnya.


“Kami akan duduk bersama seluruh kepala sekolah untuk menandatangani komitmen bersama. Jika tahun ini nilai rata-rata sekolah berada pada angka tertentu, maka tahun depan harus ada peningkatan. Ini akan menjadi salah satu instrumen evaluasi kinerja kepala sekolah,” ungkapnya.


Ia menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan kepala sekolah harus tercermin dari hasil yang dicapai satuan pendidikan yang dipimpinnya.


Namun demikian, Okto mengingatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran orang tua dan lingkungan keluarga juga sangat menentukan keberhasilan proses belajar siswa.


“Anak-anak lebih banyak berada di rumah dibandingkan di sekolah. Karena itu, dukungan orang tua sangat penting. Ketika ada waktu belajar di rumah, orang tua harus ikut mengawasi dan mendampingi,” ujarnya.


Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dapat menjadi kekuatan bersama dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Kupang.


“Hasil TKA 2026 ini menjadi tamparan sekaligus motivasi bagi kita semua. Kami sudah menemukan akar masalahnya, sekarang saatnya bekerja bersama untuk memperbaikinya. Jika semua pihak bergerak dalam satu semangat yang sama, saya yakin kualitas pendidikan Kota Kupang akan terus meningkat,” pungkasnya.


Ya, sangat bisa. Untuk menjaga narasi berita tetap utuh, Anda cukup menambahkan subjudul "Daftar 10 Besar Hasil TKA 2026 Kota Kupang" di bagian akhir berita sebelum penutup.


TOP 10 TKA 2026 SMP/MTs KOTA KUPANG

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Peringkat Nama Siswa Sekolah Nilai
1 Junita Kristiany Willa UPTD SMP Negeri 2 Kupang 100,00
2 Ni Wayan Rupadi Widia Astuti UPTD SMP Negeri 2 Kupang 100,00
3 Billy Sipayung SMP Kristen 1 Kupang 100,00
4 Bintang Darrell Denlisiano Raga UPTD SMP Negeri 2 Kupang 96,67
5 Huan Christian Leltakaeb UPTD SMP Negeri 2 Kupang 96,67
6 Muhammad Asril UPTD SMP Negeri 4 Kupang 96,67
7 Delaya Nabunome UPTD SMP Negeri 9 Kupang 96,67
8 Yanuaria Emilya Sallu UPTD SMP Negeri 11 Kupang 96,67
9 Elda Yosefina Mbura UPTD SMP Negeri 11 Kupang 96,67
10 Virginia Marcella Mone UPTD SMP Negeri 13 Kupang 96,67


Mata Pelajaran Matematika

Peringkat Nama Siswa Sekolah Nilai
1 Argha Samuel Alfraim Ndolu SMP Kristen 1 Kupang 90,00
2 Billy Sipayung SMP Kristen 1 Kupang 90,00
3 Goldfried Alviano Lani SMP Kristen 1 Kupang 90,00
4 Louisa Evangelin Tandjung SMPK St. Theresia Kupang 90,00
5 Jason Daniello Pabesak SMPK St. Theresia Kupang 86,67
6 Asyanda Nabilah Rachmadani UPTD SMP Negeri 2 Kupang 83,33
7 Kent Pierre Christiano Yappy UPTD SMP Negeri 5 Kupang 83,33
8 Yesyale Yehezkiel Kamlasi SMP Kristen 1 Kupang 83,33
9 Meilysa Wihelmina Grace Gunawan SMPK Giovanni Kupang 83,33
10 William Reynaldo Achiles De Fatima SMPK St. Theresia Kupang 83,33


TOP 10 TKA 2026 SD/MI KOTA KUPANG

Mata Pelajaran Matematika

Peringkat Nama Siswa Sekolah Nilai
1 Alvin Xi Chang Yu SD Stella Gracia 100,00
2 Shellomeita Seannetha Nenabu SD Abdi Kasih Bangsa 100,00
3 Quinincy Emily Lilijawa SD NTO National Plus Primary School 96,67
4 Giovanni Patrickson Suwardjo Riwu SD Kristen Citra Bangsa Mandiri 96,67
5 Djibrael Jhon Imanuel Malle UPTD SD Inpres Oepura I 93,33
6 Raees Yusuf Kaia Putra SD Muhammadiyah 2 93,33
7 Kreisendo Simanjuntak SD Kupang Montessori School 93,33
8 Brandon Firmus Bulu SD Kristen Citra Bangsa Mandiri 93,33
9 William Jefferson Tefbana SDK Don Bosco 3 93,33
10 Kevin Raynard Karbeka SDK St. Arnoldus Penfui 90,00


Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Peringkat Nama Siswa Sekolah Nilai
1 Alia Suhailah Putri UPTD SD Negeri Maulafa 100,00
2 Maria Azhallia Sipa Hayon SD Katholik St Familia 100,00
3 Misael Rickodt Naibaho SD Advent Kupang 100,00
4 Lusia Tomasoa UPTD SD Negeri Bertingkat Naikoten 100,00
5 Tasya Christiani Ratu SD Kupang Montessori School 100,00
6 Darwin Daniell Levandovix Dalle UPTD SD Negeri Batuplat 1 96,67
7 Dwiky Meyotto Sinlae UPTD SD Negeri Batuplat 2 96,67
8 Maichel Juandri Sunbanu UPTD SD Inpres Palsatu 96,67
9 Nadia Putri Salsabila UPTD SD Inpres Nunbaun Sabu 96,67
10 Bintang Putra Alvaro Jezua UPTD SD Inpres Namosain 96,67


Catatan Redaksi: Data diambil dari hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang dirilis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Daftar ini menunjukkan capaian siswa dengan nilai tertinggi pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs di Kota Kupang.

✒️: kl