Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Animo TJKT Tinggi, SMKN 6 Kupang Ajak Calon Siswa Kenali Empat Jurusan Lain

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T06:15:59Z

 



KUPANG, NTT Tingginya minat calon peserta didik terhadap Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) di SMKN 6 Kupang membuat kuota jurusan tersebut telah terpenuhi. Karena itu, pihak sekolah mengajak masyarakat untuk mengenal empat program keahlian lain yang masih membuka kesempatan bagi calon siswa baru agar dapat memilih jurusan sesuai bakat dan minat, bukan sekadar mengikuti tren.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 6 Kupang, Oktavianus Saudale, mengatakan hingga hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sebanyak 321 siswa baru telah terverifikasi mengikuti kegiatan tersebut.


Menurutnya, jumlah tersebut merupakan peserta didik baru di luar tujuh siswa yang mengulang kelas. Dari kuota sekitar 340 siswa yang disediakan sekolah, masih terdapat sisa kuota pada beberapa program keahlian.


"Hingga saat ini yang terverifikasi mengikuti MPLS sebanyak 321 siswa baru. Kuota sekolah sekitar 340 siswa sehingga masih ada kesempatan bagi calon peserta didik untuk mengisi kuota yang masih tersedia," ujar Oktavianus, Rabu (15/7/2026).


Ia menjelaskan, sebagai sekolah kejuruan, SMKN 6 Kupang menerapkan sistem penerimaan nonzonasi sehingga menerima siswa dari berbagai wilayah, baik Kota Kupang maupun Kabupaten Kupang.


"Sebagian besar siswa berasal dari wilayah Kota Kupang bagian timur, mulai dari Alak, Maulafa hingga Oebobo. Ada juga yang berasal dari wilayah lain, meski jumlahnya tidak sebanyak dari Kota Kupang," katanya.


Meski MPLS telah berakhir, pihak sekolah masih membuka peluang pendaftaran secara offline selama kuota pada beberapa jurusan masih tersedia.


"Kalau kuotanya masih ada, pendaftaran offline tetap kami layani. Kami tidak ingin ada anak yang tidak sekolah apabila masih tersedia tempat," jelasnya.


Oktavianus mengungkapkan, hanya Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) yang telah memenuhi kuota karena setiap tahun menjadi jurusan dengan peminat terbanyak.


"Untuk TJKT memang sudah penuh. Tetapi masih ada empat program keahlian lainnya yang masih menerima peserta didik baru," ujarnya.


Menurutnya, tingginya animo masyarakat terhadap TJKT dipengaruhi oleh anggapan bahwa jurusan tersebut identik dengan pembelajaran komputer dan jaringan internet.


Padahal, kata dia, seluruh program keahlian di SMKN 6 Kupang sama-sama mempelajari teknologi komputer, hanya saja memiliki kompetensi dan prospek kerja yang berbeda.


"Semua jurusan sebenarnya belajar tentang komputer, tetapi bidang keahliannya berbeda sesuai kompetensi masing-masing," katanya.


Ia menjelaskan, Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) lebih berfokus pada desain grafis, fotografi, videografi, dan industri kreatif. Sementara Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) membekali siswa dengan kemampuan membuat aplikasi, perangkat lunak, hingga pengembangan gim.


Karena itu, pihak sekolah terus melakukan sosialisasi kepada siswa SMP agar mereka memahami karakteristik setiap program keahlian sebelum menentukan pilihan.


"Kami terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah SMP. Selain itu, informasi mengenai seluruh jurusan juga kami publikasikan melalui media sosial, website, dan kanal YouTube resmi SMKN 6 Kupang sehingga masyarakat dapat mengetahui prospek masing-masing jurusan," jelasnya.


Menurut Oktavianus, banyak calon peserta didik yang memilih jurusan hanya karena mengenal nama TJKT, sementara belum memahami peluang karier pada program keahlian lainnya.


"Kami berharap siswa memilih jurusan berdasarkan bakat dan minatnya. Semua jurusan memiliki peluang kerja yang baik, tinggal disesuaikan dengan kemampuan dan cita-cita masing-masing," ujarnya.


Sementara itu, salah seorang peserta didik baru, Yuniar Amelia Andriano Bu'u, mengaku memilih Program Keahlian Akuntansi karena menyukai mata pelajaran matematika dan berhitung.


Ia mengatakan, sejak awal memang berencana melanjutkan pendidikan di SMKN 6 Kupang setelah mendapat banyak informasi positif dari kakak kelas dan teman-temannya.


"Dari awal memang saya ingin masuk SMKN 6 Kupang karena banyak kakak-kakak yang bercerita bahwa sekolah ini bagus dan pelayanannya juga baik," katanya.


Menurut Yuni, pelaksanaan MPLS selama tiga hari berlangsung menyenangkan dan membantu dirinya mengenal lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman baru.


"Kegiatannya seru. Ada permainan, kuis, dan kami bisa cepat akrab dengan teman-teman. Kakak-kakak panitia juga membimbing kami dengan baik," ujarnya.


Pihak sekolah berharap kegiatan MPLS menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar sekaligus memahami kompetensi program keahlian yang dipilih sehingga mampu mengembangkan potensi sesuai bakat, minat, dan kebutuhan dunia kerja.

✒️: kl