Kota Kupang,NTT– Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mad Talib, mengunjungi para korban kebakaran Panti Asuhan Holly Angel di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, yang kini mengungsi di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu malam (29/7/2026). Dalam kunjungannya, Mad Talib tidak hanya memberikan dukungan moral kepada para penyintas, tetapi juga mendorong percepatan pemulihan administrasi bagi warga yang kehilangan berbagai dokumen penting akibat musibah tersebut.
Menurut Mad Talib, musibah kebakaran bukan hanya menghanguskan bangunan dan harta benda, tetapi juga memusnahkan berbagai dokumen penting yang menjadi identitas serta dasar pelayanan publik bagi para korban.
"Saya atas nama pribadi menyampaikan turut prihatin dan peduli terhadap saudara-saudari kita yang menjadi korban kebakaran di Panti Asuhan Holly Angel. Malam ini saya datang langsung untuk melihat kondisi mereka sekaligus memastikan kebutuhan para korban dapat segera ditangani," ujar Mad Talib.
Ia mengatakan, kehadirannya di lokasi pengungsian juga bertujuan membangun koordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang agar bantuan bagi para korban dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Mad Talib memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Sosial Kota Kupang yang dinilai bergerak cepat dalam menangani para korban pascakebakaran.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Toto Assaan, yang turut hadir dan mendampingi para korban di lokasi pengungsian.
Menurutnya, persoalan yang kini dihadapi para korban tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar, tetapi juga hilangnya berbagai dokumen administrasi penting.
"Banyak dokumen administrasi yang ikut terbakar, seperti sertifikat tanah, ijazah, KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga dokumen penting lainnya," ungkapnya.
Karena itu, Mad Talib meminta Kantor Pertanahan Kota Kupang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta instansi terkait lainnya untuk memberikan kemudahan dan percepatan dalam proses penerbitan kembali dokumen milik para korban.
"Saya berharap seluruh instansi terkait dapat membantu pengurusan kembali dokumen-dokumen para korban, mulai dari sertifikat tanah, ijazah, KTP, KK hingga akta kelahiran, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan saat memulai kembali kehidupan setelah musibah ini," tegasnya.
Ia menambahkan, proses pemulihan pascabencana tidak hanya sebatas penyaluran bantuan logistik, tetapi juga memastikan seluruh hak administrasi masyarakat dapat dipulihkan agar para penyintas dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
Mad Talib berharap semangat gotong royong seluruh elemen pemerintah dan masyarakat terus terjaga sehingga para korban kebakaran dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka setelah musibah yang terjadi.
✒️: kl
