Maumere, NTT, 21 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Sikka terus mengalir. Komunitas AKUSIKKA dan CFN (Car Free Night) berkolaborasi menggalang donasi untuk menyediakan makanan tambahan bergizi bagi warga yang masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian.
Aksi ini lahir dari kepedulian para pelaku UMKM. Donasi dikumpulkan dari teman-teman CFN, kemudian digabungkan dengan sumbangan dari sejumlah anggota AKUSIKKA.
Ketua AKUSIKKA, Sherly Irawati, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Sikka dan sekitarnya.
“Kami sebagai pelaku UMKM turut prihatin kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah. Kami tergugah hati untuk menyisihkan sedikit rezeki guna disalurkan dan membantu korban bencana,” ujar Sherly.
Sementara itu, Ketua CFN, Aris, mengatakan kegiatan open donasi tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Sikka dan wilayah sekitarnya.
Menurut Aris, donasi dari para anggota CFN dan sejumlah anggota AKUSIKKA kemudian disatukan dan diwujudkan dalam bentuk makanan tambahan bergizi untuk warga pengungsian.
Dari hasil donasi tersebut, pada hari pertama, Selasa, para relawan menyiapkan bubur kacang hijau.
Aksi kemudian dilanjutkan pada Jumat dengan menu kedua berupa bubur ayam komplit yang hangat dan bergizi.
Seluruh proses pembuatan makanan dilakukan di Rutan Maumere, setelah sebelumnya AKUSIKKA dan CFN meminta izin kepada Kepala Rutan.
Dalam proses pengolahan makanan, para relawan dibantu ibu-ibu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Keterlibatan WBP menjadi bagian penting dalam aksi tersebut. Di tengah keterbatasan, mereka tetap menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian dengan ikut menyiapkan makanan bagi warga yang sedang tertimpa musibah.
Setelah selesai dimasak, makanan kemudian dibagikan ke sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Sikka.
Sasaran utama bantuan adalah anak-anak dan lansia, untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh selama berada di tempat pengungsian.
Distribusi dilakukan di Gelora, SD Wairklau, RSUD TC Hillers, Kantor PDIP, Kantor DPRD, Kantor Bupati, Wuring hingga Nangahure Bukit.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan sukacita serta berjalan lancar dan aman.
Bagi AKUSIKKA dan CFN, aksi ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian pelaku UMKM terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Di tengah keterbatasan di pengungsian, seporsi makanan bergizi menjadi pesan sederhana bahwa para korban bencana tidak berjalan sendirian. Kepedulian dan semangat gotong royong masih terus menyala.
✒️: Albert Cakramento
