Ngada, NTT— Saat warga korban gempa masih bertahan di tengah keterbatasan, kepedulian datang dari Partai NasDem. Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat menyalurkan bantuan sembako bagi ratusan warga terdampak gempa di Kabupaten Ngada, Minggu (16/8/2026).
Mengusung gerakan “NasDem Peduli”, bantuan tahap pertama menyasar tiga wilayah yang terdampak, yakni Kecamatan Golewa Barat, Golewa dan Wolomeze.
Penyaluran dilakukan oleh pengurus DPW Partai NasDem dan dipusatkan di Desa Rakalaba 1, Kecamatan Golewa Barat. Bantuan tersebut langsung diarahkan ke sejumlah titik pengungsian yang telah ditentukan.
Staf Ahli Julie Laiskodat, Don Copertino Nua, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Julie Sutrisno Laiskodat bersama Partai NasDem terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Kenapa tiga kecamatan ini, karena secara data ini yang pertama datanya masuk,” ujar Don.
Menurutnya, arahan Julie Laiskodat jelas: bantuan harus menyentuh langsung warga yang terdampak dan berada di lokasi pengungsian.
Bantuan yang disalurkan berupa beras, telur dan mi instan.
“Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Di Desa Rakalaba 1, dampak gempa terasa nyata. Sekretaris Desa Rakalaba 1, Maria Ermenlinda Moi, mengungkapkan sedikitnya 13 unit rumah mengalami kerusakan parah.
Akibat kondisi tersebut, puluhan warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke rumah tetangga maupun bertahan di tenda-tenda darurat.
“Yang jelas bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat atau korban gempa,” ungkap Maria.
Ia mengatakan, selain bahan kebutuhan pokok, warga saat ini juga sangat membutuhkan selimut untuk memenuhi kebutuhan selama berada di pengungsian.
Anggota DPRD Ngada dari Partai NasDem, Gregorius Nua, mengakui bantuan yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan korban gempa.
Namun, menurutnya, di tengah kondisi darurat, sekecil apa pun bantuan yang diberikan tetap memiliki arti bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari bencana.
“Meskipun nilainya kurang, kami berharap bantuan ini bisa meringankan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bagi para korban, bantuan sembako bukan sekadar beras, telur dan mi instan. Di tengah rumah yang rusak dan ketidakpastian di pengungsian, bantuan tersebut menjadi pesan kepedulian bahwa mereka tidak sendirian menghadapi bencana.
NasDem Peduli hadir di tengah warga. Kini, harapan para korban gempa Ngada adalah bantuan terus mengalir hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar tersentuh.
✒️; Albert Cakramento
