Kota Kupang, NTT – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa membangun sebuah kota tidak cukup hanya dengan menghadirkan gedung-gedung megah, jalan yang baik, maupun infrastruktur modern. Menurutnya, kemajuan Kota Kupang harus dimulai dari pembangunan manusianya. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Perayaan HUT ke-57 sekaligus Pentahbisan Gedung GMIT Agape Kupang, Minggu (2/8/2026).
Christian Widodo mengatakan, pembangunan karakter, pendidikan, kesehatan, serta kepedulian sosial masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kota Kupang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. Karena itu, ia mengapresiasi peran GMIT Agape yang selama ini konsisten membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Christian menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat GMIT Agape yang dinilai telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam berbagai bidang, mulai dari pembangunan sosial, pelayanan kemasyarakatan, hingga penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
"Terima kasih kepada GMIT Agape yang telah banyak membantu Pemerintah Kota Kupang. Dari jemaat ini telah lahir banyak dokter, pengacara, akademisi, ASN, dan berbagai kader terbaik yang ikut membangun Kota Kupang. Karena itu, kemajuan Kota Kupang hari ini tidak terlepas dari kontribusi GMIT Agape," ujarnya.
Christian menilai, gedung gereja yang baru ditahbiskan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol dari iman, kasih, doa, pengorbanan, dan kerja keras seluruh jemaat selama bertahun-tahun.
"Gedung ini bukan hanya dibangun dari semen, pasir, dan batu. Saya percaya gedung ini dibangun dari doa-doa umat, kerja keras umat, iman, kasih, dan harapan yang begitu besar," katanya.
Menurutnya, momentum pentahbisan bukan hanya seremoni peresmian gedung baru, tetapi menjadi refleksi untuk memperkuat pelayanan gereja kepada masyarakat.
"Di tempat ini nanti orang datang membawa harapan, menyampaikan pergumulan, menguatkan yang lemah, dan menghadirkan kasih Kristus melalui pelayanan kepada sesama. Inilah makna sesungguhnya dari sebuah gereja," tutur Christian.
Wali Kota Kupang itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menyesuaikan agenda resmi agar dapat menghadiri perayaan HUT GMIT Agape. Setelah mengantar Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Bandara El Tari, ia meminta protokol mengubah jadwal kegiatan agar tetap bisa mengikuti ibadah bersama jemaat.
"Tadi setelah mengantar Bapak Jokowi di bandara, saya minta kepada protokol agar agenda saya diundur. Saya ingin hadir di sini. Ini bentuk cinta dan sayang saya kepada Jemaat GMIT Agape," ungkapnya yang disambut tepuk tangan jemaat.
Christian turut memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan, para pendeta, serta seluruh jemaat yang selama kurang lebih tiga tahun bergotong royong menyelesaikan pembangunan gedung gereja.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa semangat kebersamaan akan selalu melahirkan karya besar.
Mengutip sebuah ungkapan terkenal, ia mengatakan, "Coming together is a beginning, staying together is progress, and working together is success."
"Berkumpul bersama adalah sebuah permulaan, tetap bersama adalah sebuah kemajuan, dan bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan. Bangunan ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa," katanya.
Di akhir sambutannya, Christian kembali menegaskan bahwa ukuran kemajuan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari banyaknya pembangunan fisik.
"Kalau kota ini memiliki gedung tinggi, jalan bagus, dan jembatan yang megah, itu belum tentu berarti kita sudah maju. Yang paling penting adalah manusianya. Apakah pendidikannya baik, kesehatannya baik, masyarakatnya saling menghormati, saling peduli, dan memiliki karakter yang kuat. Itulah ukuran sesungguhnya dari kemajuan sebuah kota," tegasnya.
Ia berharap GMIT Agape terus menjadi pusat pelayanan yang melahirkan generasi berintegritas, memperkuat kehidupan sosial masyarakat, serta menjadi mitra Pemerintah Kota Kupang dalam membangun manusia yang beriman, berkarakter, dan berkualitas menuju Kota Kupang yang semakin maju.
✒️: kl
