Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Jokowi Ingatkan PSI di Kupang: Menang Pemilu Berawal dari Kepedulian kepada Rakyat

Sabtu, 01 Agustus 2026 | Agustus 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T13:18:17Z

 



KUPANG – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengingatkan seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar tidak hanya mengejar kemenangan dalam pemilu, tetapi terlebih dahulu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan nyata. Menurutnya, kemenangan politik berawal dari kepedulian terhadap rakyat, bukan sekadar kelengkapan struktur organisasi.


Pesan itu disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper Kupang, Sabtu (1/8/2026). Di hadapan ratusan kader, ia menekankan bahwa struktur partai harus benar-benar hidup, bekerja, dan hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi.

 

"Kalau ada tetangga menikah, hadir. Ada yang sakit, hadir dan tengok. Ada yang terkena musibah, hadir. Syukur-syukur bisa membawa bantuan. Itulah struktur yang hidup dan bekerja, struktur yang fungsional," tegas Jokowi.

 

Menurut Jokowi, kehadiran kader di tengah masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar memiliki kantor dan kepengurusan yang lengkap.


"Bukan hanya formalitas, bukan hanya ada tulisan DPD atau DPC di depan kantor. Yang kita inginkan adalah struktur yang hidup dan bekerja," ujarnya.

 

Ia juga meminta seluruh pengurus aktif memperkenalkan diri kepada masyarakat dengan membangun komunikasi bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh lokal. Jokowi mengungkapkan bahwa PSI masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan tingkat pengenalan masyarakat terhadap partai.


"PSI baru dikenal sekitar 78 persen masyarakat. Yang mengetahui bahwa logo PSI adalah gajah baru sekitar 48 persen. Karena itu kita harus bekerja memperkenalkan diri kepada rakyat," katanya.


Jokowi kemudian memaparkan perkembangan struktur PSI secara nasional. Ia menyebut kepengurusan tingkat DPW telah mencapai 100 persen dan DPD sekitar 97 persen, sedangkan struktur DPRT di tingkat desa baru sekitar 28 persen. Ia optimistis seluruh DPRT dapat terbentuk 100 persen pada akhir tahun.


"Fokus kita sekarang adalah menyelesaikan DPRT. Setelah itu kita bergerak sampai ke tingkat TPS. Dari situlah kita akan memiliki mesin besar, mesin dengan CC besar," ujarnya.


Mantan Presiden RI itu menegaskan target PSI bukan sekadar memperoleh kursi di Senayan, melainkan membangun kekuatan politik yang lebih besar melalui kerja nyata.


"Target kita bukan hanya masuk Senayan. Ada target besar yang ingin kita capai. Yang penting jangan sombong, tetap bekerja dan terus bersama rakyat," ucapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga memberikan apresiasi kepada PSI Nusa Tenggara Timur yang dinilainya mencatat prestasi terbaik secara nasional. Ia menyebut perolehan kursi PSI di NTT meningkat signifikan dibandingkan pemilu sebelumnya serta berhasil mengantarkan sejumlah kader menjadi kepala dan wakil kepala daerah.


Menutup pidatonya, Jokowi berharap PSI menjadi partai yang tidak hanya mampu memenangkan kontestasi politik, tetapi juga dikenal sebagai partai yang bijaksana, cerdas, dan selalu berpihak kepada rakyat.


"Kita ingin Partai Gajah bukan hanya menang dalam pemilu, tetapi menjadi gajah yang bijaksana, gajah yang cerdas, dan gajah yang selalu berpihak kepada rakyat," pungkasnya.

✒️: kl