Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Nostalgia 25 Tahun, Simson Polin Reuni Bersama Penjual Asongan Pelabuhan Pantai Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 | Agustus 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T06:05:48Z

 



Rote Ndao,NTT,11 Agustus 2026– Kenangan masa kecil kembali hadir ketika Simson Polin bersama Ibu Apremoi Polin Dethan menggelar reuni sederhana dengan para penjual asongan di Pelabuhan Feri Pantai Baru.


Pertemuan tersebut menjadi momen nostalgia bagi Simson untuk mengenang kembali perjuangannya sekitar 25 tahun lalu, ketika masih duduk di bangku SD dan SMP. Sepulang sekolah, ia setiap hari berjualan asongan di kawasan Pelabuhan Pantai Baru.


Berbagai barang dijajakannya, mulai dari air kemasan, es manis, nasi bungkus, TTS, Fanta, Sprite, Antimo dan sejumlah kebutuhan lainnya yang biasa dibeli para penumpang maupun pengguna jasa pelabuhan.


Kenangan tersebut tidak terlepas dari kehidupan keluarganya. Saat itu, ayah Simson bekerja sebagai buruh di Pelabuhan Pantai Baru. Kondisi tersebut membuat Simson sejak usia sekolah terbiasa bekerja dan membantu perekonomian keluarga.


Bagi Simson, pengalaman berjualan asongan bukan sekadar cerita masa lalu. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting yang membentuk karakter dan mengajarkannya tentang kerja keras, kejujuran, tanggung jawab serta pentingnya menghormati orang tua.


Ia pun selalu menceritakan pengalaman tersebut kepada anak-anaknya sebagai pelajaran bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan.


“Anak buruh pelabuhan juga bisa sukses, asal mau bekerja dan belajar sungguh-sungguh, jujur, bertanggung jawab, menghormati orang tua dan selalu rajin beribadah,” demikian pesan yang selalu ia sampaikan kepada anak-anaknya.


Menurut Simson, keberhasilan yang diraih seseorang tidak terlepas dari proses panjang, kerja keras dan doa. Ia meyakini bahwa setiap cita-cita dapat terwujud apabila seseorang terus berusaha dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.


Reuni bersama para penjual asongan di Pelabuhan Pantai Baru itu pun menjadi kesempatan bagi Simson untuk kembali melihat orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.


Setelah 25 tahun berlalu, tempat yang dahulu menjadi lokasi Simson berjualan sepulang sekolah kini menjadi ruang untuk mengenang perjuangan masa lalu sekaligus mensyukuri perjalanan hidup yang telah dilalui.


Pesan Simson sederhana: jangan pernah malu dengan masa lalu dan pekerjaan orang tua. Justru dari perjuangan dan kesederhanaan itulah seseorang dapat belajar tentang kehidupan, bekerja keras, serta membangun masa depan.

✒️: kl