Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Pecinta Alam Maluku Turun Tangan, Pengungsi Mandiri Sikka Tak Lagi Sendiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T08:00:53Z

 



Maumere,NTT, 22 Agustus2026 — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali datang dari luar daerah.


Komunitas Pecinta Alam Maluku berhasil menggalang donasi sebesar Rp14.517.000 melalui aksi kemanusiaan bertajuk “Dari Maluku for NTT”. Donasi tersebut kemudian disalurkan melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Misir Tengah kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Sikka.


Pemilik TBM Misir Tengah, Hubertina Afloubun atau yang akrab disapa Inay, turun langsung bersama tim untuk menyalurkan bantuan kepada warga di Desa Mekendetung, Kecamatan Kangae, Dusun Wololuma, RT 012/RW 007, Posko 2.


Penyaluran bantuan dilakukan setelah keluhan warga terkait kebutuhan dasar disampaikan melalui News Daring. Tim TBM Misir Tengah kemudian berkoordinasi dan bergerak mengantarkan bantuan kepada para pengungsi mandiri.


Sebelumnya, warga menyampaikan kebutuhan mendesak berupa air minum, kebutuhan bayi dan balita, selimut, tikar, serta sembako.


Hubertina Afloubun atau Inay mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak bencana.


“Bantuan ini berupa kebutuhan pokok. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Inay.


Ia menegaskan, TBM Misir Tengah tidak hanya fokus pada satu lokasi. Pihaknya juga akan menyisir lokasi-lokasi lain yang menjadi tempat warga mengungsi secara mandiri.


“Kami juga akan menyisir pengungsi lain yang mengungsi secara mandiri,” tegasnya.


Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dari para donatur dapat menjangkau warga yang mungkin belum tersentuh bantuan dan masih bertahan secara mandiri di sekitar permukiman mereka.


Warga penerima bantuan menyampaikan terima kasih kepada Solidaritas Pecinta Alam Maluku yang telah hadir dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.


“Kami menyampaikan terima kasih kepada Solidaritas Pecinta Alam Maluku yang sudah hadir dan menyalurkan bantuan untuk kami yang terdampak bencana ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah seorang warga penerima bantuan.


Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi warga yang masih menghadapi dampak gempa, termasuk kerusakan sejumlah rumah dan keterbatasan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.


Aksi solidaritas Pecinta Alam Maluku yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2026 berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp14.517.000.


Donasi tersebut kemudian dipercayakan kepada TBM Misir Tengah untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Kehadiran langsung Inay dan tim menjadi jembatan antara kepedulian masyarakat Maluku dengan warga Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.


Dari Maluku untuk NTT. Jarak boleh memisahkan pulau, tetapi kepedulian dan kemanusiaan tetap menyatukan.

✒️: Albert Cakramento