Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Solidaritas Jawa Barat: KDM Donasikan Rp4 Miliar ke Flores

Kamis, 20 Agustus 2026 | Agustus 20, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T23:58:50Z


Maumere, NTT, 19 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus mengalir dari berbagai penjuru Indonesia. Kali ini, perhatian datang dari Jawa Barat melalui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM).


Melalui unggahan di media sosialnya, KDM menyampaikan bahwa dirinya mengumpulkan donasi sekitar Rp4 miliar untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.


Donasi tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap warga NTT yang hingga kini masih menghadapi dampak bencana, mulai dari kerusakan rumah dan fasilitas umum, kehilangan anggota keluarga, hingga harus bertahan di lokasi-lokasi pengungsian.


Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 berdampak pada sejumlah kabupaten di NTT. BNPB sebelumnya melaporkan korban meninggal dan luka tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ende, dan Nagekeo.


Di tengah kondisi tersebut, langkah KDM menggalang dana menjadi pesan kuat bahwa penderitaan masyarakat NTT tidak hanya menjadi perhatian warga di daerah terdampak. Dari Jawa Barat, kepedulian itu bergerak menuju Flores.


Bantuan senilai sekitar Rp4 miliar tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian dan menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar.


KDM sendiri selama ini dikenal aktif menggunakan media sosial untuk menyampaikan berbagai aktivitas sosial dan kepeduliannya kepada masyarakat. Aktivitas tersebut juga menjadi perhatian publik karena ia kerap turun langsung menemui warga dan memberikan bantuan.


Kehadiran solidaritas dari luar NTT menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, batas wilayah tidak boleh menjadi batas kepedulian.


Bagi masyarakat Flores yang sedang berjuang bangkit dari trauma gempa, setiap bantuan bukan sekadar angka. Di baliknya ada pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi bencana.


Kini, yang paling ditunggu masyarakat adalah bagaimana donasi tersebut akan disalurkan dan menjangkau langsung warga terdampak di berbagai wilayah NTT, sehingga kepedulian yang telah dihimpun benar-benar berubah menjadi bantuan yang dirasakan oleh para korban. **(*/)**