Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Julie Sutrisno Laiskodat Pimpin Perkemi NTT, Targetkan Juara PON XXII dan 6 Emas di Jepang

Minggu, 01 November 2026 | November 01, 2026 WIB Last Updated 2026-11-01T10:07:37Z

 



Kupang, NTT – Julie Sutrisno Laiskodat menargetkan prestasi tertinggi bagi atlet Shorinji Kempo Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk meraih hasil terbaik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 dan memboyong enam medali emas pada kejuaraan dunia di Nagoya, Jepang, Oktober 2027.


Target tersebut disampaikan Julie setelah didapuk sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Pengprov Perkemi) NTT periode 2026–2030 dalam kegiatan pengukuhan dan pelantikan pengurus, Minggu (1/11/2026).


Julie mengatakan, kesediaannya memimpin Perkemi NTT didasari besarnya potensi Shorinji Kempo dalam membentuk karakter dan kedisiplinan generasi muda, sekaligus melahirkan atlet berprestasi.


Menurut dia, Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan sarana pembentukan karakter yang dapat dimulai sejak usia dini.


“Dari sekitar 23.000 kenshi di seluruh NTT, mayoritas berasal dari kalangan pelajar, mulai dari TK, SD, SMP, mahasiswa, hingga mereka yang sudah bekerja,” kata Julie.


Ia mengaku semakin yakin mendukung Shorinji Kempo setelah bertemu langsung dengan para kenshi dan mengetahui prestasi yang telah diraih atlet NTT dalam berbagai kejuaraan.


Julie mencontohkan, kontingen dari Kota Kupang yang mengikuti kejuaraan di Bandung dan Bali berhasil membawa pulang sejumlah medali dan meraih juara umum.


Dari 31 atlet yang dikirim, sebanyak 30 atlet berhasil meraih medali. Rinciannya, 10 medali emas, sembilan medali perak, dan empat medali perunggu.


Menurut Julie, capaian tersebut membuktikan bahwa Shorinji Kempo NTT memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Ia mengapresiasi pembinaan yang selama ini dilakukan oleh para pelatih dan pengurus, termasuk Sensei Jos dan Sensei Alfon. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas atlet.


Julie menegaskan, salah satu prioritas kepemimpinannya adalah mempersiapkan atlet Shorinji Kempo NTT untuk meraih prestasi tertinggi pada PON XXII 2028.


NTT menjadi salah satu daerah tuan rumah bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DKI Jakarta. Menurut Julie, kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet.


Ia berharap para kenshi mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menyumbangkan medali bagi NTT dalam ajang olahraga nasional tersebut.


“Sebagai tuan rumah, kita harus mampu menunjukkan prestasi terbaik. Semua itu hanya bisa dicapai melalui disiplin, kerja keras, dan kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.


Julie optimistis, dengan dukungan pelatih, pengurus, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, Shorinji Kempo NTT dapat menjadi salah satu cabang olahraga andalan dalam mendulang medali pada PON XXII 2028.


Selain PON, Julie menargetkan prestasi internasional melalui kejuaraan dunia atau World Taikai yang direncanakan berlangsung di Nagoya, Jepang, pada Oktober 2027.


Ia mengatakan, pendataan atlet potensial telah mulai dilakukan untuk mengidentifikasi kenshi yang memiliki kemampuan bersaing di tingkat internasional.


Julie menargetkan kontingen NTT mampu meraih setidaknya empat medali emas, dengan target ideal enam medali emas pada kejuaraan tersebut.


“Target saya bukan hanya tiga medali emas. Minimal harus meningkat menjadi empat, dan target saya enam medali emas dari Jepang,” katanya.


Ia menilai, target tersebut harus diperjuangkan melalui persiapan matang, pembinaan konsisten, dan kerja keras seluruh pihak.


Julie berharap para kenshi NTT tidak hanya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, tetapi juga berkontribusi terhadap prestasi Indonesia di panggung internasional.


Julie juga menyoroti pentingnya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga Shorinji Kempo, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda.


Menurut dia, publikasi media memiliki peran penting untuk memperkenalkan manfaat olahraga tersebut sekaligus membuka wawasan masyarakat mengenai peluang prestasi yang dapat diraih para kenshi.


Ia berharap media massa membantu menyebarluaskan capaian atlet dan kegiatan pembinaan Perkemi NTT agar semakin banyak generasi muda tertarik bergabung.


Dengan jumlah anggota yang disebut mencapai sekitar 23.000 kenshi, Julie optimistis NTT memiliki modal sumber daya manusia yang kuat untuk membangun prestasi secara berkelanjutan.


Ia juga menekankan pentingnya regenerasi atlet agar setiap tahun muncul kenshi-kenshi baru yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi.


“Keunggulan NTT bukan hanya pada alam dan kekayaan yang diberikan Tuhan, tetapi juga pada sumber daya manusianya, termasuk melalui olahraga,” ujarnya.


Julie berharap kepengurusan Perkemi NTT periode 2026–2030 mampu memperkuat pembinaan dan kaderisasi, meningkatkan prestasi pada PON XXII 2028, serta mengantarkan atlet NTT meraih hasil terbaik pada kejuaraan dunia di Jepang.


Dengan dukungan seluruh pihak, ia optimistis Shorinji Kempo NTT dapat semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

✒️: kl